Tuesday, August 31, 2010

Mengenal asam urat

Asam urat merupakan hasil metabolisme purin yang banyak terdapat dalam otot kita. Hiperurisemia terjadi kalau asam urat naik melebihi 7 mg/dL (pada wanita > 5,5) yang bisa dengan/tanpa artritis gout.

Untuk mencegah hiperurisemia:
1. Aturlah keseimbangan antara kerja/aktivitas fisik dan istirahat anda dgn baik. Kelelahan akan membuat otot anda aus shg melepaskan asam urat.
2. Minum air yang cukup
3. Jaga jangan sampai air seni kita menjadi terlalu asam. Jika banyak makan makanan hewani, air seni menjadi asam; bila makanan nabati, menjadi basa/alkali.
4. Hindari atau batasi makanan yang kaya purin seperti daging merah atau kaldunya, seafood (cumi, kerang, kepiting), jamur kering (hioko), makanan beragi yg bisa mengandung alkohol spt tape, sardencis dan daging burung.

Andryhart

Read More......

Untuk mencegah kerusakan ginjal

Untuk mencegah kerusakan ginjal:

(1) Hindari atau paling tidak batasi makanan yang mengandung 7 P (penjernih, pemutih, pengawet, pewarna, pengental, penyedap dan pemanis yang sifatnya bahan kimia). Bahan ini terdapat dalam 6S (snacks, soup/kuah kalengan/mie instan, smoked spt ham/susis/salami, sauerkraut spt sayuran/acar yg diasinkan, salted spt ikan asin, sauces spt kecap asin, saus tomat) terutama jika makanan instan ini memiliki kandungan aditif yang melampaui nilai ADI (lihat labelnya).
(2) Menghindari asupan protein yang berlebihan. Normalnya asupan protein orang dewasa adalah 1 g/kgBB/hari. Dengan semakin lanjut usia, asupan protein semakin berkurang. Alm Prof Sidabutar mengatakan "Konsumsi protein yang berlebihan membuat ginjal lekas tua."
(3) Mengendalikan gula darah dengan diet, keseimbangan antara aktivitas fisik dan istirahat, manajemen stres dan kalau perlu pemakaian insulin jika sudah ada tanda2 nefropati diabetes. Obat diabetes yang relatif aman utk ginjal adalah glikuidon. Anda harus berkonsultasi dengan dokter internis spesialis diabetes (SpPD-KEMD) dan dokter gizi/dietisien.
(4) Mengendalikan tekanan darah dan lemak darah melalui diet dan kalau perlu obat yang tepat dan tidak berbahaya bagi ginjal anda.
(5) Jangan menggunakan jamu/herbal atau obat yang tidak diketahui isinya karena sebagian pasien penyakit ginjal kronis disebabkan oleh jamu dan obat (nefropati herbal).
(6) Minum cukup air putih (1,5 sampai 2 L/hari)dan jangan menahan kencing mengingat saluran kemih kita mirip selokan yg harus terus diguyur agar tidak bau (infeksi) dan tidak mengendap (batu kemih).

Faktor seperti penuaan dan genetik tidak bisa kita hilangkan. Pada usia di atas 70 tahun, jumlah nefron dalam ginjal kita sudah tinggal 50% (dari jumlah normal sekitar 1 juta nefron/ginjal).

Andry H

Read More......

Sunday, August 29, 2010

Mengenal Ginjal Lebih Dalam

Ginjal merupakan salah satu organ penting untuk menyaring keluar zat racun termasuk limbah nitrogen dari protein selain juga mengatur jumlah cairan dalam tubuh lewat produksi air seni.

Organ yang terdapat sepasang ini berada di balik kedua belah pinggang kita dan masing-masing memiliki satu juta nefron. Setiap nefron terdiri dari glomerulus dan tubulus. Penyakit atau kerusakan pada ginjal akan berakibatkan hilangnya nefron tersebut. Selanjutnya kita akan berkenalan dengan glomerulus dan tubulus.

GLOMERULUS

Glomerulus merupakan saringan (filter) yang sebenarnya dalam ginjal. Alat ini bertugas untuk (1) menghilangkan zat kimia yang termakan lewat makanan/minuman. Zat-zat 7P (pemutih, penjernih, pengawet, pengental, pewarna, penyedap dan pemanis buatan) harus dikeluarkan oleh ginjal ke dalam air seni. Begitu pula, sebagian besar obat yang kita minum. Apalagi jika zat yang termakan itu bersifat racun seperti pestisida, pewarna tekstil atau pengawet formalin.
(2) Mengeluarkan limbah nitrogen dari hasil metabolisme protein seperti ureum atau BUN, dan kreatinin serta asam urat baik yang berasal dari makanan maupun dari keausan/kerusakan otot kita sendiri.
(3) Mempertahankan zat yang berguna seperti albumin (protein darah) dan glukosa (gula darah) agar keduanya tidak tersaring keluar.

TUBULUS

Tubulus ginjal merupakan bagian dari nefron yang bertugas untuk:
(1) Mengatur cairan tubuh lewat produksi air seni dan pengaturan kekentalannya.
(2) Mengatur keseimbangan asam-basa.
(3) Mengatur elektrolit seperti kalium, natrium, kalsium dan fosfor.

FUNGSI LAIN

Di samping fungsi di atas, ginjal juga:
(1) Menghasilkan hormon eritropoitin yang merangsang sumsum tulang untuk membentuk sel darah merah.
(2) Menghasilkan kalsitriol dengan mengaktifkan vitamin D. Kalsitriol berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan pembentukan dan perombakan tulang.

Ginjal yang terganggu akan menghasilkan renin yang mengaktifkan angiotensin sehingga terjadi kenaikan tekanan darah.

Dengan mengenali fungsi-fungsi di atas, kita akan memahami mengapa gejala anemia, kenaikan TD, kelemahan tulang, sembab serta penimbunan cairan dalam rongga tubuh, dan serangan jantung karena hiperkalemia (kenaikan kadar kalium darah) akan terjadi pada penyakit ginjal kronis yang disertai penurunan fungsi ginjal, khususnya jika penyakitnya sudah parah.

(Sumber bacaan: Andry Hartono, "Rawat Ginjal, Cegah Cuci Darah," Penerbit Kanisius Yogyakarta).

Read More......

Tuesday, August 10, 2010

Multiple Intelligence

Multiple Intelligence
Oleh: Charlotte Priatna, SPd
Tidak ada anak bodoh, temukan kecerdasannya!

Apakah Kecerdasan Itu?
Kecerdasan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap
Ia bagaikan kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan
Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah; kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat (Howard Gardner)

Tidak ada anak yang bodoh atau pintar, yang ada adalah anak yang menonjol dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan.

Multiple Intelligences
Melalui pengenalan akan Multiple Intelligences, kita dapat mempelajari kekuatan / kelemahan anak dan memberikan mereka peluang untuk belajar melalui kelebihan-kelebihan nya.

Tujuan: anak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dunia, bekerja dengan ketrampilan sendiri dan mengembangkan kemampuannya sendiri.

Kecerdasan Linguistik
Mampu membaca, mengerti apa yang dibaca.
Mampu mendengar dengan baik dan memberikan respons dalam suatu komunikasi verbal.
Mampu menirukan suara, mempelajari bahasa asing, mampu membaca karya orang lain.
Mampu menulis dan berbicara secara efektif.
Tertarik pada karya jurnalism, berdebat, pandai menyampaikan cerita atau melakukan perbaikan pada karya tulis.
Mampu belajar melalui pendengaran, bahan bacaan, tulisan dan melalui diskusi, ataupun debat.
Peka terhadap arti kata, urutan, ritme dan intonasi kata yang diucapkan.
Memiliki perbendaharaan kata yang luas, suka puisi, dan permainan kata.

Profesi: pustakawan, editor, penerjemah, jurnalis, tenaga bantuan hukum, pengacara, sekretaris, guru bahasa, orator, pembawa acara di radio / TV, dan sebagainya.

Kecerdasan Logika - Matematika
Mengenal dan mengerti konsep jumlah, waktu dan prinsip sebab-akibat.
Mampu mengamati objek dan mengerti fungsi dari objek tersebut.
Pandai dalam pemecahan masalah yang menuntut pemikiran logis.
Menikmati pekerjaan yang berhubungan dengan kalkulus, pemograman komputer, metode riset.
Berpikir secara matematis dengan mengumpulkan bukti-bukti, membuat hipotesis, merumuskan dan membangun argumentasi kuat.
Tertarik dengan karir di bidang teknologi, mesin, teknik, akuntansi, dan hukum.
Menggunakan simbol-simbol abstrak untuk menjelaskan konsep dan objek yang konkret.

Profesi: auditor, akuntan, ilmuwan, ahli statistik, analisis / programer komputer, ahli ekonomi, teknisi, guru IPA / Fisika, dan sebagainya.

Kecerdasan Intrapersonal
Mengenal emosi diri sendiri dan orang lain, serta mampu menyalurkan pikiran dan perasaan.
Termotivasi dalam mengejar tujuan hidup.
Mampu bekerja mandiri, mengembangkan kemampuan belajar yang berkelanjutan dan mau meningkatkan diri.
Mengembangkan konsep diri dengan baik.
Tertarik sebagai konselor, pelatih, filsuf, psikolog atau di jalur spiritual.
Tertarik pada arti hidup, tujuan hidup dan relevansinya dengan keadaaan saat ini.
Mampu menyelami / mengerti kerumitan dan kondisi manusia.

Profesi: ahli psikologi, ulama, ahli terapi, konselor, ahli teknologi, perencana program, pengusaha, dan sebagainya.

Kecerdasan Interpersonal
Memiliki interaksi yang baik dengan orang lain, pandai menjalin hubungan sosial.
Mampu merasakan perasaan, pikiran, tingkah laku, dan harapan orang lain.
Memiliki kemampuan untuk memahami orang lain dan berkomunikasi dengan efektif, baik secara verbal maupun non-verbal.
Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kelompok yang berbeda, mampu menerima umpan balik yang disampaikan orang lain, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
Mampu berempati dan mau mengerti orang lain.
Mau melihat sudut pandang orang lain.
Menciptakan dan mempertahankan sinergi.

Profesi: administrator, manager, kepala sekolah, pekerja bagian personalia / humas, penengah, ahli sosiologi, ahli antropologi, ahli psikologi, tenaga penjualan, direktur sosial, CEO, dan sebagainya.

Kecerdasan Musikal
Menyukai banyak jenis alat musik dan selalu tertarik untuk memainkan alat musik.
Mudah mengingat lirik lagu dan peka terhadap suara-suara.
Mengerti nuansa dan emosi yang terkandung dalam sebuah lagu.
Senang mengumpulkan lagu, baik CD, kaset, atau lirik lagu.
Mampu menciptakan komposisi musik.
Senang improvisasi dan bermain dengan suara.
Menyukai dan mampu bernyanyi.
Tertarik untuk terjun dan menekuni musik, baik sebagai penyanyi atau pemusik.
Mampu menganalisis / mengkritik suatu musik.

Profesi: DJ, musikus, pembuat instrumen, tukang stem piano, ahli terapi musik, penulis lagu, insinyur studio musik, dirigen orkestra, penyanyi, guru musik, penulis lirik lagu, dan sebagainya.

Kecerdasan Visual - Spasial
Senang mencoret-coret, menggambar, melukis dan membuat patung.
Senang belajar dengan grafik, peta, diagram, atau alat bantu visual lainnya.
Kaya akan khayalan, imaginasi dan kreatif.
Menyukai poster, gambar, film dan presentasi visual lainnya.
Pandai main puzzle, mazes dan tugas-lugas lain yang berkaitan dengan manipulasi.
Belajar dengan mengamati, melihat, mengenali wajah, objek, bentuk, dan warna.
Menggunakan bantuan gambar untuk membantu proses mengingat.

Profesi: insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, seniman grafis, desainer interior, fotografer, guru kesenian, pilot, pematung, dan sebagainya.

Kecerdasan Kinestetik - Jasmani
Merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara trampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran, perasaan, dan mampu bekerja dengan baik dalam menangani objek.
Memiliki kontrol pada gerakan keseimbangan, ketangkasan, dan keanggunan dalam bergerak.
Menyukai pengalaman belajar yang nyata seperti field trip, role play, permainan yang menggunakan fisik.
Senang menari, olahraga dan mengerti hidup sehat.
Suka menyentuh, memegang atau bermain dengan apa yang sedang dipelajari.
Suka belajar dengan terlibat secara langsung, ingatannya kuat terhadap apa yang dialami atau dilihat.

Profesi: ahli terapi fisik, ahli bedah, penari, aktor, model, ahli mekanik / montir, tukang bangunan, pengrajin, penjahit, penata tari, atlet profesional, dan sebagainya.

Kecerdasan Naturalis
Suka mengamati, mengenali, berinteraksi, dan peduli dengan objek alam, tanaman atau hewan.
Antusias akan lingkungan alam dan lingkungan manusia.
Mampu mengenali pola di antara spesies.
Senang berkarir di bidang biologi, ekologi, kimia, atau botani.
Senang memelihara tanaman, hewan.
Suka menggunakan teleskop, komputer, binocular, mikroskop untuk mempelajari suatu organisme.
Senang mempelajari siklus kehidupan flora dan fauna.
Senang melakukan aktivitas outdoor, seperti: mendaki gunung, scuba diving (menyelam).

Profesi: dokter hewan, ahli botani, ahli biologi, pendaki gunung, pengurus organisasi lingkungan hidup, kolektor fauna / flora, penjaga museum zoologi / botani dan kebun binatang, dan sebagainya.

Kita semua berbeda karena kita semua memiliki kombinasi kepandaian yang berbeda. Bila kita mampu mengenalinya, saya kira kita akan mempunyai setidaknya sebuah kesempatan yang bagus untuk mengatasi berbagai masalah yang kita hadapi di dunia. - Howard Gardner

Read More......

Friday, August 6, 2010

Makanan Pedas Turunkan Tekanan Darah

VIVAnews - Menyantap makanan pedas membantu menurunkan tekanan darah. Sebuah studi baru menemukan bahan aktif yang memberi rasa panas dalam cabai atau dikenal dengan capsaicin berfungsi mencegah penyumbatan pada pembuluh darah.

Riset ilmuwan dari Universitas Medis Militer Cina memberi diet kaya capsaicin yang banyak ditemukan dalam cabai pada tikus hipertensi. Diet ini mengurangi tekanan darah tikus secara bertahap, seperti dilaporkan dalam jurnal Cell Metabolism yang dilansir Daily Mail.

Bahan capsaicin bekerja dengan mengaktifkan saluran reseptor pada pembuluh darah. Senyawa akan meningkatkan produksi oksida nitrat, molekul gas yang melindungi pembuluh darah terhadap inflamasi dan disfungsi.

Para peneliti mengatakan studi lebih lanjut akan diperlukan untuk melihat berapa jumlah cabai yang harus dimakan tiap hari agar berdampak positif pada manusia.

Profesor Zhiming Zhu, yang memimpin penelitian, mencatat hipertensi mempengaruhi lebih dari 20 persen orang di Cina utara-timur. Sedangkan di Cina bagian selatan-barat yang memiliki kebiasaan makan menu makanan pedas hanya mencapai 10-14 persen. Di Inggris, terdapat satu pengidap hipertensi di antara tiga orang dewasa.--

Read More......

6 Alasan Nyamuk Incar Tubuh Anda

VIVAnews - Akhir-akhir ini Anda selalu dikerubungi nyamuk padahal kamar dan rumah sudah bersih? Mungkin pemicunya adalah tubuh Anda sendiri. Ada enam pemicu mengapa nyamuk suka sekali mendekati dan mengincar darah Anda.

1. Warna gelap

Nyamuk berevolusi untuk berburu mamalia yang berbulu dan berwarna gelap, hal itu menurut Grayson Brown, PhD. Selama uji coba lapangan, pekerja di laboratorium Brown yang memakai seragam putih atau berwarna kurang menarik nyamuk.

2. Aroma bunga

Nyamuk juga suka sekali mengonsumsi nektar pada bunga. Nektar akan memberikannya energi untuk terbang dan menyengat. Jadi, jika Anda menggunakan parfum beraroma bunga, nyamuk akan menempel terus karena mengira Anda adalah sumber nektar.

3. Bir

Penelitian di Prancis menunjukkan bahwa peminum bir lebih menarik perhatian nyamuk dibandingkan yang tidak minum bir. Hal itu karen alkohol berdampak pada aroma nafas dan bau badan.

4. Hamil

Wanita hamil lebih disukai nyamuk, hal itu karena dalam tahap akhir kehamilan volume pembuangan napas 21 persen lebih tinggi. Saat membuang napas tercipta kelembaban dan ini sangat disukai nyamuk. Wanita hamil juga cenderung memiliki suhu tubuh sedikit lebih tinggi, yang membuat nyamuk lebih mudah mendeteksi.

5. Begadang

Nyamuk betina aktif pada malam hari untuk memburu darah. Hal itu karena darah mengandung protein yang dibutuhkan untuk perkembangan telur nyamuk. Bisa dikatakan, nyamuk betina menghisap darah Anda untuk mempertahankan kelangsungan hidup spesiesnya. Jadi jangan heran jika pada malam hari, nyamuk betina mengerubungi karena membutuhkan protein dalam darah Anda.

6. Berkeringat

Peneliti dari Yale University, Amerika Serikat, menemukan bahwa nyamuk dapat mengambil zat kimia dalam keringat manusia. Jadi, jika berkerinngat segera bersihkan dengan handuk agar Anda tidak dikelilingi nyamuk.--

Read More......