Tuesday, July 27, 2010

Sejarah dari ilmu organisasi

Pareto 1848-1923. Pareto adalah sarjana teknik di Perancis. Setelah lulus dia kerja didunia kereta api kemudian dipertambangan besi. Ditahun 1984 dia diangkat sebagai guru besar ekonomi politik. Pada ilmu organisasi dia sangat dikenal terutama dengan nama hukum Pareto yang mana disebut juga aturan 20-80


Hukum ini mengatakan bahwa pada kebanyakan aktivitas, sejumlah kecil aktivitas (seringkali diperkirakan 20%) dari total aktivitas mempengarui ukuran penting (biaya, keuntungan dll) sejumlah besar aktivitas (seringkali diperkirakan 80%). Angka perbandingan ini tidak merupakan baku sebagai 20-80 bisa 15-85, 25-75 dll


Contoh: Disebuah supermarket hanya 20% dari peroduk yang sering kali dibeli oleh para konsumen sedangkan 80% hanya melengkapinya.


Pendidikan managemen pertama 1881. Pendidikan managemen didunia adalah pada universitas Pennsylvania . Ditahun 1898 universitas Chicago & Californie mengikutinya. Akhirnya ilmu managemen dianggap sebuah ilmu tersendiri. Pendidikan managemen di Belanda baru terdapat 75 tahun kemudian.


Taylor 1856-1915. Dia adalah seorang sarjana teknik mesin. Dia menyelidiki cara bagaimana para pekerjanya menggunahkan alat2 & mesin2. Dia sibuk mempelajari gerakan2 pekerja & waktu yang digunahkan. Hal ini membuat dia menemukan sebuah system yang terkoordinasi dimana dia menganjurkan pembagian tugas secara fungsi pada sebuah organisasi/perusaha an.


Dia ingin system kerja disebuah perusahaan yang berdasarkan intuisi berubah menjadi pendekatan secara ilmu. Filosofi ini kemudian hari dinamakan “scientific management”. Seluruh idenya bermuara bagaimana mereduksi biaya dari pekerja2 umum dari sebuah perusahaan. Taylor ingin memperbaiki suasana kerja dengan mengunahkan timestudy bukan untuk memotong tarif. Pembagian kerja harus berdasarkan keadaan kerja umum.


Pendekatan Taylor melalui ilmu pengetahuan membuat banyak ilmuawan memberikan sumbangan ilmu yang spesifik untuk menyempurnakannya seperti:


Frank Gilbreth 1868-1924. Gilbreth mempelajari metode2 yang berlainan yang digunahkan tukang batu untuk meletakkan batu2 tersebut. Dia mengurangi jumlah gerakan yang dibutuhkan dari 18 gerakan menjadi 4,5 gerakan untuk meletakkan sebuah batu untuk membangun pagar luar dari sebuah rumah. Untuk dinding dalam rumah dari 18 gerakan menuju 2 gerakan. Ini membawa hasil pada kecepatan produksi/kerja dari 120 menuju 350 batu untuk setiap pekerja dalam waktu 1 jam!


Bersama dengan istrinya Lilian seorang psikolog dia membikin film untuk mempelajari gerakan


Henry Gantt. Dia seorang pekerja dari Taylor . Dia mengembangkan system gaji dimana seorang pekerja seperti system Halsey mempunyai garansi untuk mendapatkan upah harian kalau berprestasi bagus setelah melewati prestasi umum mendapatkan bonus. Dia menekankan pentingnya factor kemanusiaan pada proses produksi. Dia mengenalkan system yang disebut kartu Gantt dimana memberikan kemajuan dari produksi didalam arti waktu sesungguhnya berhadapan dengan waktu yang direncanakan.


Munsterberg 1913. Seorang guru besar psikologi Jerman. Ditahun 1910 memulai penyelidikan kemungkinan penggunaan ilmu psikologi didalam perusahaan/pabrik. Ditahun 1913 dia mempublikasikan “Psychology & Industrial Efficiensy”. Dia memberi statemen antara lain seorang psikolog mampu menolong untuk menempatkan “the right man on the right place”.


Fayol 1841-1925. Seorang bisnisman Perancis ditahun 1916 mempublikasikan buku klasik sampai sekarang “Administration industriele et generale”. Buku ini ditolak di USA baru pada tahun 1949 mendapatkan ijin untuk dipublikasi.


Fayol mendekati masalah2 dari organisasi perusahaan dari pimpinan atas/top level yang berlawanan dengan teori Taylor yang berangkat dari sisi pekerja. Sesungguhnya kedua teori ini saling melengkapi. Fayol menyelidiki kepemimpinan & organisasi sebagai teorie yang bisa diajarkan yang mana dititik beratkan pada planning, organisasi, kemimpinan, koordinasi & control. Terutama dia terkenal dengan teori system organisasi yang dinamakan “tangga dari Fayol”, contoh:


Secara teoritis pada organisasi bentuk garis. Setiap hubungan dari 2 orang diposisi paling bawah didalam struktur organisasi harus lewat pimpinan puncak. Fayol memberi usul untuk kebutuhan bahwa kedua orang tersebut bisa langsung berkomunikasi. Jika terdapat beda pendapat maka komunikasi harus melewati pimpinan masing2 diatasnya jadi melewati tangga organisasi.


Parson, Leffingwell. Kedua orang USA ini ditahun 1918 menulis tentang penggunaan prinsip teorie scientific managemen pada suasana kerja dikantor.


Marry Parker 1868-1933. Marry diUSA dengan latar belakang studynya adalah filosofi, hukum & politik. Dia mencoba mengembangkan teori bahwa setiap komunitas produksi harus berdasarkan pada sebuah pengakuan kebutuhan yang memberi motivasi dari seorang induvidu atau organisasi. Dikenal dengan nama hukum dari situasi.


Dia mengatakan bertapa pentingnya sebuah wibawa kewenangan untuk setiap fungsi. Dia menekankan pentingnya kesetiakawanan & berpikir didalam grup.


Oliver Sheldon. Di Inggris dia mempublikasikan ditahun 1928 “The philosophy of management”. Dimana dia menghubungkan ethic sosial dengan aplikasi dari scientific managemen.


Karl Marx 1818-1883. Karl Marx adalah seorang sosiolog yang mendalami akibat secara sosial dari bentuk baru dalam system produksi di pabrik2. Hipotesanya adalah sebagai berikut produksi industri mempunyai benih untuk konflik kepentingan2 antara mereka yang memiliki pabrik2 & mesin untuk memproduksi & mereka yang bekerja. Hal ini harus diselesaikan dengan jalan bukan system yang menggunakan paksaan.

0 comments:

Post a Comment